Beranda ARTIKEL BERITA “Khabisat” dalam “Hit Kuan Boti”, Solusi Jamban Sehat dengan Arisan Jamban di...

“Khabisat” dalam “Hit Kuan Boti”, Solusi Jamban Sehat dengan Arisan Jamban di Desa Boti

0

“Meski hanya ada satu Jamban yang tidak sehat di lingkungan masyarakat, jamban itu dapat menjadi sumber penyakit bagi semua masyarakat yang tinggal di sekitaran jamban tersebut. Dengan demikian semua masyarakat harus memiliki jamban yang di kategorikan sebagai jamban sehat.”

Penulis : Alon Henukh ( Relawan Kabishat)

Dalam sebuah kegiatan yang bertajuk “Hit Kuan Boti” pada 30 november 2016 sampai 3 desember 2016  oleh sebuah komunitas yang menamai diri mereka KABISHAT (katong bisa sehat), salah satu agenda kegiatannyanya adalah “penyuluhan jamban sehat”. Pada tanggal 1 desember 2016 Kabishat mengadakan peyuluhan yang menjelaskan kepada masyarakat desa Boti Kecamatan Kie kabupaten TTS tetntang pentingnya memiliki jamban sehat. Kabishat menjelaskan Jamban yang tidak sehat akan menjadi sumber penyakit bagi masyarakat seperti diare, cacingan dan lain-lain. Kabishat juga menerangkan bahwa Meski hanya ada satu Jamban yang tidak sehat di lingkungan masyarakat, jamban itu dapat menjadi sumber penyakit bagi semua masyarakat yang tinggal di sekitaran jamban tersebut. Dengan demikian semua masyarakat harus memiliki jamban yang di kategorikan sebagai jamban sehat.

Penyuluhan jamban sehat diterima dengan baik oleh mayarakat desa boti. Kepala desa Boti bersama Raja Boti berjanji akan bersama masyarakat membangun jamban sehat untuk digunakan. Namun peyuluhan ini juga menimbulkan masalah baru bagi mayarakat desa Boti. Masyarakat yang sebagian besarnya adalah petani menjadi terbeban dengan biaya pembangunan jamban sehat yang mencapai jutaan rupiah.



Kabishat selaku penggagas pembuatan jamban sehat tidak tinggal diam dengan masalah-masalah yang timbul kemudian setelah penyuluhan jamban. Bagi kabishat, bicara saja tidak cukup untuk mengatasi masalah, Harus ada aksi. Bersama masyarakat desa boti pada tanggal 2 desember 2016, Kabishat mulai membangun sebuah contoh jamban sehat untuk dilihat dan ditiru oleh masyarakat. Khabisat juga memberikan solusi untuk maslah biaya pembangunan jamban sehat bagi setiap keluarga di rumah masing-masing. Solusinya adalah dengan melakukan “Arisan Jamban”.


Arisan jamban bukanlah suatu istilah tabu yang sering dibicarakan. Akan  tetapi arisan jamban menjadi solusi bagi masalah kesehatan di desa Boti yang berkaitan dengan jamban sehat. Arisan jamban ini memiliki sifat yang sama dengan arisan pada umumnya. Setiap orang mendapatkan kesempatan yang sama untuk menjadi pemenang arisan dengan menggunakan lotre atau pengundian, tapi waktunya berbeda-beda dan arisan akan selesai ketika setiap anggota arisan telah memperoleh arisan. Pada arisan jamban, Pemenang arisan akan memperoleh bantuan berupa biaya dan tenanga dari kelompok arisan untuk membangun jamban sehat. semua keluarga harus bergotong-royong membangun jamban sehat untuk keluarga yang memperoleh arisan. Biaya pembuatan jamban untuk pemenang arisan dibagi rata dan ditanggung bersama oleh semua kelompok arisan. Jadi solusinya, Jamban akan dibagun dari rumah ke rumah dengan menggunakan sistem arisan.

Setiap keluarga yang membutuhkan jamban sehat didata dan dikelompokan berdasarkan dusun tempat tinggal dan jenis jamban yang sudah dimiliki sebelumnya. Selanjutnya mereka dibentuk menjadi kelompok arisan jamban. Masyarakat dikelompokan berdasarkan dusun agar setiap kelompok mudah untuk saling membantu karena jarak antar dusun yang cukup jauh, bisa lebih dari 5 km. Topografi desa Boti juga cukup meyulitkan karena berupa pegunungan dan deretan bukit. Masyarakat juga dikelompokan berdasarkan jamban yang sudah dimiliki sebelumnya agar tanggungan setiap keluarga dalam satu kelompok selalu sama pada setiap kali arisan. Bisa menjadi maslah jika masyarakat yang belum memiliki jamban dikelompokan bersama masyarakat yang sudah memiliki jamban tapi belum tergolong jamban sehat, karena biaya pembangunan jamban baru tentu lebih mahal dari biaya merenofasi jamban sebelumnya yang belum memenuhi standar manjadi jamban sehat.

Arisan jamban ini memiliki dampak positif bagi masyarakat. Keuntungannya antara lain:

Biaya pembangunan jamban tidak menadi beban yang tertalu berat karena ditanggung bersama dari waktu-kewaktu.
Dalam jangka waktu tertentu, semua masyarakat desa Boti akan memiliki jamban sehat.
Masyarakat desa boti mempraktekan budaya gotong-royong dan kerja sama yang sudah mulai pudar di masyarakat perkotaan pada umumnya.

Kegiatan “Hit Kuan Boti” hanya berlangsung 4 hari di desa Boti. Namun komunitas Kabishat tidak begitu saja meniggalkan masyarakat desa Boti berperan sendiri membangun jamban sehat. Komunitas Kabishat tetap berkorodonasi dengan kepala desa Boti untuk memonitoring pembuatan jamban sehat di Desa Boti.(***)

Sumber utama :
https://kabishat.wordpress.com/2016/12/30/arisan-jamban-sebagai-solusi-jamban-sehat-di-desa-boti/
di muat di matatimor.com atas ijin penulis.

KOMENTAR ANDA

0 komentar

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini