ARTIKEL BERITA

Ayo Bertani ! Kita Cangkok Pohon Pepaya

matatimor.top – Mari kita menanam. Bukan paksaan ya.
Saya akan membagikan sebuah pengalaman, Bertani temanya.
Pada awalnya saya sendiri sangsi, apakah akan usaha saya itu membuahkan hasil? atau justru gagal total (gatot)
Kisah menarik itu adalah MENCANGKOK POHON PEPAYA.

Kisahnya begini…..Mula-mula saya mendapatkan lima anakan pepaya dari seorang pegawai pertanian secara cuma-cuma alias gratis. Bibit itu mempunyai tinggi saat saya dapatkan sekitar 20 cm. Lima pohon itu cukup untuk saya tanami di depan pekarangan rumah yang tidak begitu luas.

Berbulan-bulan berlalu sudah. Tiada seharipun terlewatkan untuk menyirami pohon-pohon pepayaku itu dengan air. Pokoknya perawatan abis!.
Dan Hasilnya dari Lima pohon Pepaya yang ditanami itu yang berhasil tumbuh subur hanya tiga. Dua lainnya Lenyap.. Alias tidak pernah tumbuh ke muka bumi ini. Layu sebelum mekar.

BACA JUGA :   Sastra Lisan Atoni Pah Meto (atoin meto)

Sementara tiga pohon yang tumbuh itupun Sempat dirusak oleh hewan peliharaan tetangga, yaitu segerombolan sapi piaraan yang kelaparn di musim kemarau, sapi-sapi sialan itu menggunduli habis pohon pepayaku itu. Satu pohon diantara tiga pohon itu dibabat habis dan yang tersisa hanya puntung sekira 4 cm yang tampak dari permukaan tanah.

Dua pohon lainnya meski digunduli sampai tak berdaun, akan tetapi sampai menghasilkan buah. Yah…pepaya merah isinya…..pokoknya lezat abis…!

Bagaimana dengan pohon yang tinggal puntung. Pohon itu telah tumbuh menjadi tiga cabang yang halus-halus.
Aaya berniat memangkas dua cabang lainnya dan menyisakan satu sehingga ia dapat tumbuh dan berbuah seperti dua pohon lainnya. Secara ilmu alam atau biotani dan sebagainya,  biar fokus pengiriman makanan dari akar menuju daun hanya pada satu cabang begitulah kira-kira.

BACA JUGA :   STRATIFIKASI SOSIAL MASYARAKAT TIMOR (MASYARAKAT BELU)

Saya penasaran! dari pada dipangkas dan dibuang, sayapun melakukan pencarian ke om google.com dengan kata kuncu “mencangkok pepaya” biar dua cabang itu bisa dimanfaatkan. kalau dibuang kan sayang!

ketemulah….. maka berikut saya uraikan langkah-langkah mencangkok pepaya itu karena saya sudah berhasil menumbuhkan satu cabang yang ditanam terpisah…..oh iya..saat pertama mencangkok ada temanku yang menertawakannya ….emang bisa cangkok pepaya?/…….. bisa dikatakan tulisan ini sebagai adalah cara SAYA MEMBUKTIKAN KALAU EJEKANNYA ITU TERNYATA KELIRU!

1. Pilihlah pohon pepaya betina (yang nantinya bukan hanya berbunga teapi berbuah) ukuran sedang        kira-kira diameter 5 cm.
2. Belah pohonnya ke arah atas. dengan menggunakan pisau yang tajam…..pembelahan ini jangan sampai putus menjadi dua. kira-kira seperti gambar dibawah ini :

3. Setelah dibelah, bagian yang di belah itu (bagian atas) atau yang menonjol itu dibungkus dengan tanah. Bungkusan bisa dari tas plastik. Gunakan media tanah. Kebetulan saya pakai tanah merah. Jangan dicampur dengan pupuk. Hal ini agar mempercepat tumbuhan akar. 
4. Buatlah lubang yang cukup agar dapat mempermudah kita dalam penyiraman.
5. Siramlah secara teratur. Dua minggu kemudian (tergantung perawatan), bukalah bungkusan dan         potonglah bagian yang sudah tumbuh akar. (kalau belum tumbuh akar bungkus lagi)
6.  Pohon pepaya cangkokan siap ditanam.
bagaimana mudahkan?
ini pohon yang sudah saya cangkok…sudah berbunga….tinggal menunggu buah

KOMENTAR ANDA

komentar

Baca Selengkapnya

Related Articles

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Nonaktifkan Javascript Anti Iklan Anda :)
%d bloggers like this: